CINTA

Satu hal yang Aku tidak Suka dengan Cinta, adalah Semakin Aku Menyangkalnya Semakin Dia Membuatku Jatuh Cinta

HARAPAN

Jika Kamu Memfokuskan Dirimu Pada Apa yang Tertinggal di Masa Lalu, Maka Kamu Tak Akan Pernah Bisa Melihat Apa yang Ada Di Depanmu

MASALAH

Menghindari Masalah Yang Kamu Hadapi itu, Sama Seperti Kamu Menghindari Kehidupan yang Harus Dijalani

PENYESALAN

Jangan Menyalahkan Atas Keinginan Apapun yang Tak Terwujud. Daripada Menunggu, Lebih Baik Kamu Berusaha Mewujudkannya

FAHAMI

Kalian Mungkin Mengenaliku, Tapi Tidak Memahamiku Sepenuhnya

INFO ANYAR | UAS Mata Kuliah Hukum Bisnis dilaksanakan tanggal 10-06-2016 pukul 14.00 - 15.30 | RKAKL Online Klik Disini | Chek in Online Garuda Klik Disini | Cek Garuda Miles Klik Disini | Materi MK Hukum Bisnis, Lihat Pada Menu Materi Kuliah Hkm. Bisnis |

Tampilkan postingan dengan label Marketing. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Marketing. Tampilkan semua postingan

14 Agustus 2013

Handling Objection; Keberatan Calon Pembeli dan Cara Mengatasinya

Keberatan Pembeli, merupakan bagian yang secara umum selalu muncul dalam penjualan. Justru tanpa adanya keberatan, melakukan penjualan tidak akan mengalami seni. Seni terindah ketika kita mampu melakukan closing order atau closing the sale adalah manakala kita mampu mengendalikan keberatan (handling objection) dari seorang customer.

Secara umum keberatan yang sering muncul dalam menjual asuransi jiwa dapat kita bagi menjadi 4 jenis.
- No Money (Tidak ada uang)
- No Hurry (Tidak buru-buru)
- No Need (Tidak Butuh)
- No Trust (Tidak Percaya)

Brian Tracy, dalam bukunya The Art of Closing The Sale lebih merinci lagi tentang keberatn pelanggan. Menurutnya ada 9 keberatan yang musti ditangani oleh penjual :

1. Keberatan yang tersembunyi

Keberatan pertama yang anda dapatkan adalah keberatan yang tersembunyi. Pembeli anda sebenarnya memiliki beberapa pertanyaan atas penawaran anda tetapi mereka tidak mengatakan apapun pada anda. Mereka mengangguk-angguk dan mendengarkan dengan perhatian, tetapi anda tidak mendapatkan umpan balik dari mereka tentang sejauhmana anda maju dan seberapa baik anda memberikan penjelasan.

Solusi untuk mengatasi hal ini adalah dengan membiarkan calon pembeli anda berbicara lebih banyak. Gunakan pertanyaan terbuka, condongkan tubuh anda ke depan, dan dengarkan dengan baik jawaban mereka. Semakin sering calon pembeli mendapatkan kesempatan untuk menjawab pertanyaan anda, semakin besar peluang mereka akan mengatakan apa yang menghambat mereka membeli apa yang anda jual.

2. Alasan-alasan

Bentuk keberatan yang kedua adalah alasan-alasan. Alasan-alasan ini biasanya adalah reaksi naluriah pada setiap langkah penjualan. Misalnya,

"Oh, kita sudah punya kok."

"Saat ini kita belum tertarik untuk itu."

Semua itu adalah alasan. Semua itu tidak benar-benar serius. Penjual yang unggul akan mengangguk, tersenyum, dan menyetujuinya, dan kemudian mengajukan pertanyaan untuk mengambil kendali pembicaraan. Cara terbaik untuk menangani setiap penolakan awal, termasuk alasan dan reaksi sesaat adalah dengan berkata seperti ini,

"Oh, tidak apa-apa, kebanyakan orang dalam situasi ini juga mengatakan hal yang sama ketika saya menghubungi mereka. Tetapi justru sekarang mereka adalah pelanggan kami yang paling baik yang merekomendasikan kami pada teman-teman mereka."

Tanggapan ini akan langsung mengalihkan fokus dari produk anda kepada pelanggan yang merasa puas. Cara ini hampir selalu akan memicu tanggapan yang anda tunggu-tunggu dari mereka seperti:

"Oh ya? Seperti apa sih ?"

3. Keberatan dengan Niat Buruk

Lalu ada yang disebut dengan keberatan dengan niat buruk. Ketika kita bertemu dengan banyak orang, terkadang kita akan menghadapi orang yang tidak puas atau marah dengan situasi mereka. Karena mereka tidak bisa mengungkapkannya pada atasan atau pasangan mereka, Mereka melampiaskannya pada penjual yang ramah.

Orang-orang ini cenderung bersikap dan berperilaku negative. Mereka akan mengkritik produk anda atau membandingkannya secara tidak adil dengan pesaing anda. Kadangkala mereka menyiratkan bahwa harga yang anda tawarkan terlalu mahal atau produk anda kualitasnya tidak cukup baik.

Cara yang baik untuk menangani keberatan dengan niat buruk ini adalah dengan menyadari bahwa sebenarnya anda bukanlah sasaran yang dimaksudkannya. Orang yang sedang anda ajak bicara saat ini sedang memiliki masalah yang tidak ada urusannya dengan anda. Anda hanya kebetulan berada di persimpangan emosi antara dirinya dengan factor-faktor lain dalam hidupnya. Tugas anda sebagai penjual professional, adalah untuk tetap tenang, percaya diri, positif, dan sopan. Seringkali sikap ini akan melembutkan sikap negative calon pembeli dan pada akhirnya akan mendorongnya untuk lebih terbuka pada anda.
4. Meminta Informasi
Keberatan keempat yang paling umum adalah meminta informasi. Hal ini adalah jenis keberatan terbaik yang bisa anda dengar, karena anda tahun bagaimana menjawabnya sebaik atau bahkan lebih baik dari bagian lain presentasi anda. Kapanpun seorang calon pembeli meminta informasi tentang hasil atau manfaat yang bisa diperoleh dari produk atau jasa yang anda jual dan bagaimana mereka bisa memperolehnya, maka itu berarti anda berada dalam posisi yang sangat baik untuk menutup penjualan.
Gunakan semua keterampilan anda dalam menangani keberatan. Sambutlah keberatan itu. Utarakan pujian atas pertanyaan yang mereka ajukan. Dan jawablan dengan lengkap yang diakhiri dengan kata,
"apakah pertanyaan anda sudah terjawab sekarang?"

5. Keberatan untuk Pamer

Jenis keberatan yang lain adalah keberatan untuk pamer. Kadangkalan calon pembeli mencoba menunjukkan pada kita seberapa banyak yang ia tahu tentang produk kita, Mereka melakukan pengamatan yang cangging atau mengajukan pertanyaan yang kompleks tentang produk, jasa, atau industri kita.

Ketika ini terjadi, tanggapi dengan merendahkan diri. Tunjukkan bahwa anda sangat terkesan dengan apa yang sudah diketahui oleh calon pembeli. Dengarkan lebih banyak dan biarkan calon pembeli lebih banyak berbicara. Tunjukkan sikap menyetujui dan sopan. Ingatlah, ketika kita merasa penting dengan mendengarkan dengan penuh perhatian, ia akan cenderung bersikap lebih hangat pada anda.

6. Keberatan Subyektif

Jenis keberatan keenam yang paling umum adalah keberatan subyektif atau pribadi. Keberatan ini ditujukan kepada anda sebagai penjual. Calon pembeli mungkin akan mengatakan.”Anda sepertinya sudah mahir dalam bidang ini ya?” atau “wah, anda pasti mendapat untung besar menjual produk ini.”

Kapanpun seseorang menjadi kritis pada anda, itu bisa jadi merupakan tanda bahwa anda terlalu banyak bicara tentang diri anda. Prospek ini mencoba untuk sedikit menjatuhkan anda dengan mengkritik penampilan atau perilaku anda.

Ketika anda menyadari telah terlalu banyak bicara tentang perusahaan, produk, atau diri anda sendiri, berhentilah dan ajukan pertanyaan. Mulailah bicara tentang pelanggan. Ajukan pertanyaan tentang apa yang dibutuhkan dan diinginkan pelanggan. Buat pelanggan ini menjadi pusat dari perhatian anda, maka keberatan itu akan berhenti dengan sendirinya.

7. Keberatan Obyektif

Anda mungkin juga akan mendengar keberatan obyektif atau factual. Keberatan ini ditujukan pada produk anda dan janji yang anda buat dalam kaitannya dengan apa yang akan anda lakukan pada pelanggan. Prospek mungkin akan berkata, ”Saya rasa itu tidak akan memberikan apa yang kami inginkan.” atau ”Cukup baik, tetapi tidak cukup memuaskan.”

Bila anda bisa menjawan keberatan obyektif, umumnya anda akan segera menutup penjualan. Cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan memberikan kesaksian, bukti lain yang memperjelas bahwa produk yang anda tawarkan akan memenuhi janjinya. Yakinkan calon pembeli bahwa ia akan mendapatkan manfaat yang anda janjikan maka anda akan mempermudahnya membeli.

8. Penolakan umum penjualan

Jenis keberatan kedelapan adalah apa yang kita sebut dengan penolakan umum penjualan. Hal ini selalu muncul di awal presentasi. Sampai anda menetralisir penolakan umum ini, calon pembeli akan mendengarkan presentasi anda dengan setengah hati.

Turunkan penolakan awal dengan melakukan pendekatan. Katakan ” Tuan Calon Pembeli, terima kasih atas waktu yang diberikan. Harap tenang, saya tidak akan menjual apapun pada anda hari ini. Yang saya inginkan adalah bertanya pada anda beberapa pertanyaan dan untuk melihat apakah ada kemungkinan perusahaan saya bisa membantu anda mencapai sasaran anda dengan efektif. Apakah ini bisa diterima?”

Ketika prospek merasa santai dan mengijinkan anda mengajukan pertanyaan, anda segera mulai dengan pertanyaan terbuka yang sudah anda siapkan sebelumnya untuk mengkualifikasi calon pembeli akan kebutuhannya.

9. Jalan Terakhir

Keberatan paling umum yang terakhir adalah jalan terakhir. Anda telah memberikan presentasi, dan calon pembeli anda melihat dengan jelas manfaat produk bagi dirinya. Ia tahu dan memahami apa yang anda jual dan seberapa banyak yang anda minta. Ia hampir melakukan pembelian, tetapi ia masih mengalami keraguan.

"Bagaimana saya tahu saya mendapatkan harga yang pantas?" mungkin ia akan berkata demikian. Atau "Anda yakin ini adalah tawaran yang terbaik?" dengarkan dengan rasa hormat; kemudian yakinkan calon pembeli anda bahwa tawaran anda adalah yang terbaik, pada harga yang pantas, dan semua orang yang pernah membelinya merasa senang.
Bagaimana Mengendalikan Keberatan (Handling Objection) Pembeli


Keberatan pembeli terhadap pembelian barang, dapat menimbulkan suatu masalah di dalam penjualan. Dalam masalah ini ada kemungkinan terjadi ketidakpuasan atau ketidaksesuaian paham antara pembeli dan penjual. Akan tetapi keberatan tersebut, harus ditanggapi dengan penuh kebijakan, karena jika tidak ditanggapi dengan baik, maka para pembeli barangnya.

Bilamana melihat ada tanda-tanda keberatan pembeli terhadap barang-barang yang dibelinya, seorang penjual harus dapat menguasai diri. Di sini seorang penjual jangan emosi dan jangan memperlihatkan ketidaksenangannya. Di dalam menghadapi dan mengatasi keberatan pembeli seorang penjual, harus mengajak calon pembeli berbicara. Kemudian dengarkan segala keberatan dan keluhannya dengan senang, lalu ajukan beberapa pertanyaan, kemudian pengaruhi dengan anjuran.

Berikut adalah cara praktis mengatasi atau mengendalikan keberatan pembelinya itu:
  1. Penjual harus mengetahui lebih dahulu apa keberatannya itu.
  2. Dengarkan dengan baik keberatan tadi, jangan memotong pembicaraannya.
  3. Ulangi segala keberatan calon pembeli dengan bahasa penjual sendiri.
  4. Usahakan agar calon pembeli mengetahui akan keberatan penjual.
  5. Kemudian jawablah segala keberatan tersebut tanpa berbantah.
  6. Jika calon pembeli mengajukan keberatan yang bersifat umum, jawablah dengan menunjukkan ciri-ciri khusus dari barang yang bersangkutan.
  7. Jangan menganggap keberatan calon pembeli itu suatu kesalahan.
disarikan dari berbagai sumber

07 Agustus 2013

Pentingkah Diskon dalam Meningkatkan Penjualan

Tertarik untuk kembali memposting tulisan tentang marketing, muncul dari pertanyaan seorang mahasiswa saya dalam pertemuan kuliah marketing yang menanyakan sejauh mana DISKON mampu mendongkrak penjualan produk. Berikut saya kutip sebagian tulisan yang dimuat dalam female.kompas.com. Semoga tulisan ini memberi pencerahan bagi saya dan mahasiswa serta pembaca semuanya.

Pengertian Discount Price menurut Mahmud Machfoedz dalam bukunya Pengantar Ekonomi Modern (2005:141) adalah Potongan harga yang menarik, sehingga harga sesungguhnya lebih rendah dari harga umum. Dengan kata lain, Diskon harga merupakan pengurangan harga berdasarkan volume barang yang dibeli.

Wirausaha akan menemui masalah klasik yang selalu membuat bimbang pebisnisnya, yakni penetapan harga. Agar produk laris terjual, diskon menjadi pilihan yang menggoda. Namun, tak sedikit penjual yang masih mempertimbangkannya karena khawatir nilai produk akan menurun, bahkan tak berharga.

Ed Brodow, CEO Ed Brodow Seminars, mengatakan, menurunkan harga atau tidak menjadi dilema wiraniaga. Bagi sebagian besar wiraniaga, isu seputar cara mengatasi keberatan harga oleh pelanggan menjadi tantangan terbesar yang mereka hadapi. Di satu pihak, Anda menginginkan penjualan, dan pembeli memberi Anda cara mudah untuk menutup penjualan (dengan menawarkan diskon). Sementara di sisi lain, Anda yakin produk atau layanan Anda senilai dengan harga yang diminta.

Kata Brodow, ada dua alasan esensial untuk bertahan menghadapi keberatan dan berpegang teguh pada harga. Pertama, menutup penjualan tak berarti apa-apa kalau tidak mendatangkan keuntungan. Keuntungan selalu mewakili ukuran kesuksesan yang lebih realistis dibandingkan volume penjualan.

"Banyak perusahaan yang bagus terdepak dari bisnis karena menawarkan diskon besar," jelasnya dalam buku 8 Rahasia Melejitkan Omzet: Dari 50 Pakar Penjualan Dunia.

Alasan kedua, pelanggan yang paling puas dalam negosiasi penjualan adalah mereka yang membayar paling mahal. Mengapa? Itu karena mereka menghargai nilai investasi mereka. Dalam setiap kesempatan, pembeli menilai barang berharga lebih tinggi dan lebih bernilai.

Cerdas bernegosiasi dan memiliki kepercayaan diri adalah cara lainnya mengatasi kebimbangan Anda soal menurunkan harga atau mempertahankannya.

"Kalau Anda memberikan harga dengan percaya diri dan bersedia tidak mendapatkan penjualan, sering kali prospek akan menyimpulkan bahwa Anda layak dihargai sebesar itu," ujar Brodow, menambahkan bahwa pendekatan ini memang tak selalu berhasil seperti halnya segala sesuatu dalam penjualan. Namun, tambahnya, kerap kali cara ini efektif kalau Anda bernegosiasi dengan kuat.

Discount yang diberikan harus mempunyai arti yang penting bagi konsumen, kalau tidak, tidak ada artinya. Tak selamanya barang diskon diburu pelanggan. Produk atau jasa Anda juga bisa diburu dengan harga tinggi jika Anda mahir bernegosiasi dan percaya diri.

27 Oktober 2012

Melatih Komunikasi Efektif

Dewasa ini, dalam kondisi persaingan dunia usaha yang semakin ketat, tuntutan ketrampilan berkomunikasi semakin dibutuhkan sebagai sarana mencapai kesuksesan dalam karir. Komunikasi memiliki peran yang sangat penting bahkan melebihi apapun keahlian dan kemampuan yang dimiliki seseorang.
Komunikasi efektif memiliki kekuatan yang sangat besar dalam mendorong karir seseorang. Apabila anda harus melahirkan ide, melakukan presentasi, lobbying dan sebagainya, ketrampilan komunikasi adalah syarat mutlak yang harus anda penuhi. Bahkan dapat dikatakan bahwa  kesuksesan atau kegagalan karir anda, salah satunya bergantung pada kemampuan komunikasi anda.
Bagaimana sebenarnya ketrampilan komunikasi itu dapat anda bangun ? Beberapa hal berikut ini mungkin dapat anda jadikan panduan :
  1. Gunakan pilihan kata (diksi) yang tepat, mudah diucapkan dan dihafal. Kemampuan ini menuntut anda untuk memiliki kosa kata lebih banyak. Perbendaharaan sinonim, antonim, idiom, frase perlu anda perkaya. Jangan ragu untuk menggunakan Kamus Besar Bahasa Indonesia sebagai sarana penunjang latihan anda. Diksi (pemilihan kata) yang bagus dan tepat akan menambah nilai ucapan dan sekaligus menambah kredibilitas anda.
  2. Sedapat mungkin, pelajarilah bahasa Inggris. Jika anda ingin menembus dunia bisnis global, kemampuan berbahasa Inggris mutlak diperlukan. Penguasaan anda dalam bahasa Inggris akan sangat membantu anda dalam meraih kesuksesan karir.
  3. Berlatihlah mengatur intonasi suara, tempo, dinamika dan ekspresi suara. Sebaik apapun ide yang anda miliki, jika saat presentasi anda gagal menyampaikan dengan intonasi suara yang tepat, tempo yang sesuai dan dinamika yang cukup, maka kemungkinan besar, apa yang anda presentasikan akan gagal.
  4. Hindari penggunaan aksen atau logat daerah dalam komunikasi bisnis. Jika anda berasal dari daerah yang memiliki aksen dan logat yang cukup kuat, maka sebaiknya anda berlatih untuk mengucapkan kata-kata tanpa logat daerah. Usahakanlah agar logat atau aksen daerah tidak dominan dalam ucapan anda.
  5. Berkomunikasi lah secara interaktif. Saat anda bicara, jalinlah komunikasi “mata” dan bahasa tubuh dengan audiens anda. Fokus pada audiens akan meruntuhkan dinding pembatas antara pembicara dan pendengar. Sehingga audiens memahami bahwa anda bukan sedang mengajarkan atau sekedar mentransfer informasi kepada mereka, melainkan sedang berkomunikasi.
 Sumber : http://gofaztrack.com/komunikasi-2/tips-melatih-komunikasi-efektif/

13 September 2012

SAP dan Modul Perkuliahan Marketing

Berikut adalah SAP dan Modul Materi Kuliah Marketing untuk Mahasiswa Program Studi Ekonomi Islam (EI) STAIN Jurai Siwo Metro Tahun 2012 - 2013

Satuan Acara Perkuliahan (SAP) download DISINI

Materi Kuliah, silahkan download
  1. PERTEMUAN KE-I  di link 1 atau di link 2
  2. PERTEMUAN KE-II
  3. PERTEMUAN KE-III 
  4. PERTEMUAN KE-IV
  5. PERTEMUAN KE-V (file 1) (file 2)
  6. PERTEMUAN KE-VI (Segementing, Posisitoning and Targeting)
  7. PERTEMUAN KE-VII
  8. PERTEMUAN KE-VIII
  9. PERTEMUAN KE-IX
  10. PERTEMUAN KE-X
  11. PERTEMUAN KE-XI
  12. PERTEMUAN KE-XII
Catatan :
Tata cara mendownload via sharebeast.com dengan mengklik link/judul masing-masing tulisan, tunggu beberapa detik hingga muncul simbol/icon download di sebelah kanan lalu klik.

SELAMAT MEMPELAJARI

11 Agustus 2012

Buying Signal dan Mengatasi Keberatan Customer

Ada beberapa faktor yg perlu diperhatikan oleh penjual agar benar benar demonya membuahkan hasil yang maksimal (closing order) diantaranya sebagai berikut :

TANDA-TANDA MINAT MEMBELI (buying signal)

~ tanya harga
~ tanya suku cadang
~ tanya service
~ tanya purna jualnya
~ tanya spesifikasi produk
~ tanya garansi
etc

Tanda tersebut diatas dari calon pelanggan bukan dari ucapan sipenjual, untuk memancing agar timbul pertanyaan tersebut gunakan trial closing ( TC ) mencoba menutup setiap step demonstrasi produk kita sebanyak min 7x berulang2 dengan seperti ini calon pelanggan merasa terpojok dan akan jadi bertanya. Adapun contoh TC sebagai berikut :
  • menurut bpk setuju pilih cara yang lama atau yang baru ya?....
  • inilah alat yang bpk cari selama ini sudah ada dirumah betulkan pak?....
  • sudah saatnya bpk memiliki alat ini, setujukan pak?....
  • seandainya jika alat ini ada dirumah bpk senang memakainya?....
  • ntar yang ditraining cara pakainya bpk atau ibu ya?.....
  • saya kirim satu atau dua pak ya?
  • sekalian yang baru aja pak ya saya krm agar bisa langsung bersih2.....
  • inilah alat yang bapak butuhkan untuk dirumah......
  • gimana pak kita pesan sekarang?.....
  • etc

gunanya TC adalah untuk melihat sejauhmana tingkat interest/minat calon pelanggan tersebut terhadap demonstrasi yang kita lakukan ( responnya ) serius atau asas mamfaat saja

2. TANDA-TANDA DAN ATASI KEBERATAN (handling objection )

Setelah kita sudah sampai pada tahap bernegosiasi pasti akan timbul masalah yaitu keberatan mengenai harga nya tetapi seorang penjual tetap tersenyum dan santai tapi tetap mau menyelesaikan masalah tersebut dengan secepatnya tanpa harus membuat calon pelanggan kecewa dengan kemudahan2 harga yang terbaiknya, dalam bernegosiasi calon pelanggan tetap mengatakan mahal berarti tanda keberatan besar muncul yang harus dilakukan oleh sipenjual adalah tutup negosiasi dan melanjutkan pada step berikutnya dalam demonstrasi ( mamfaat produk yang lainnya ) dan seterusnya sampai berubah menjadi keberatan kecil dan closing. arti dari Demonstrasi adalah suatu seni mempengaruhi calon pelanggan dengan mamfaat produk sehingga terciptanya suatu kebutuhan sehingga costomer dapat memutuskan untuk membeli pada saat itu juga ( it's now )

1. KEBERATAN BESAR 2. KEBERATAN KECIL
~ mahal
~ tunggu bapak / ibu / kompromi dulu
~ tidak butuh
~ tidak punya uang
~ masih banyak kreditan
~ minggu depan aja
~ masih banyak keperluan
~ minta diskon/hadiah
~ tinggalkan kartu nama

~ kapan-kapan
~ tunggu gaji ke 13
~ gak ada yang pakai
~ bulan depan aja
~ anak kuliahan
~ habis jual mobil dulu
~ anak sekolahan etc
etc

22 Mei 2012

Hal Penting Lay Out Media Cetak Untuk Promosi


Iklan media cetak adalah merupakan bentuk visual yang terdiri dari unsur-unsur berupa garis, bidang, warna, gambar, foto dan teks, yang menyatu dalam suatu bentuk komposisi yang mempunyai nilai artistik, menarik dan dinamis. Hal tersebut kemudian bisa dijabarkan secara lebih detail sebagai berikut :

Naskah
Naskah merupakan suatu bentuk ukuran tentang produk atau jasa yang berisi gagasan atau ide utama dalam iklan dari suatu proses layout iklan, dan mempunyai elemen-elemen seperti :
  1. Headline Adalah merupakan judul atau kepala tulisan iklan, dan merupakan bagian terpenting dalam iklan media cetak, berdasarkan :
  2. Identification headline, yaitu dalam penerapannya langsung menyebutkan identitas, nama, merk dan produk
  3. Advice of benefit headline, yaitu memberikan janji, nasehat, manfaat dan menerangkan tentang kelebihan dan keunggulan produk secara langsung.
  4. Information or news hedline, yaitu berisi berita dan informasi tentang suatu produk.
  5. Selective headline, adalah penawaran secara langsung yang akan ditujukan kepada konsumen khusus, yang menjadi tujuan pesannya.
  6. Command headline, yaitu isinya bersifat anjuran atau perintah kepada calon konsumen untuk menggunakan produk yang ditawarkan oleh produsen.
  7. Question headline, yaitu judul yang dikemukakan dengan gaya bertanya atau berupa pertentangan kepada konsumennya.
  8. Curioucity or provocative headline, adalah cara untuk membangkitkan suasana kecemasan dan ketakutan pada diri pemirsanya, serta juga mengundang keingintahuan pemirsa terhadap apa yang disampaikan.
  9. Boast headline, adalah sifatnya yang membesar-besarkan atau melebih-lebihkan keunggulan suatu produk.
Sebuah headline dapat dibuat lebih mudah terbaca, menarik perhatian, dan berpengaruh bila cermat dalam menyusun layout iklan, contohnya sebuah judul yang panjang dapat dipisahkan atau disusun.

Teks Iklan

Teks adalah isi iklan, terdiri dari head line, sub judul, harga, nama pengiklan (produsen), serta strapline atau signature slogan. Signature slogan atau strapline merupakan baris penutup (the pay-off line), dan dapat digunakan sebagai alat untuk menciptakan citra produk. Sebagai mana adanya bermacam-macam headline yang dapat kita pilih, demikian pula dengan cara penulisan teks iklan :
a. Emotional :
Kebutuhan emotional adalah dasar dari penampilan diri (self assertion), cinta kasih, seks, persahabatan, (companionship), pemeliharaan diri (self preservation), agar memiliki rasa ingin tahu, keamanan, dan kenyamanan.
b. Factual hard selling :
Merupakan iklan yang khas, tertib mengikuti, dan menerapkan lima point AIDCA. Bersifat kompetitif, persuasif, dan mendorong pembacanya untuk melekukan suatu tindakan.
c. Faktual edukasional
Ini adalah termasuk iklan hard selling, tetapi lebih bersifat informatif.
d. Narasi
Ini adalah merupakan teks iklan yang ditulis dengan gaya enak, akan tetapi hanya bisa digunakan untuk prestise saja.
f. Prestise
Ialah ditulis dengan menggunakan tehnik narasi. Biasanya ditujukan untuk pencapaian tujuan-tujuan kehumasan.
g. Gambar serta keterangannya
Dalam iklan jenis ini biasanya terdapat suatu seri gambar, foto atau image dengan keterangan tertera dibawahnya.
Harga
Konsumen biasanya berharap dicantumkannya harga, sehingga dapat menimbulkan daya tarik sesuai dengan kemampuan konsumen serta kuailitas produk atau jasa.

Body copy
Body copy mempunyai fungsi untuk memperjelas tentang produk serta memberitahukan secara lengkap tentang apa yang dijual, dan penjabaran-penjabaran mengenai kelebihan suatu produk, dan menggambarkan manfaat atau kenikmatan yang diperoleh serta ilustrasi atau gambar yang mendukungnya.

Tipografi
Adalah merupakan seni memilih jenis-jenis huruf dan ratusan jumlah rancangan, menggabungkannya dengan jenis huruf yang berbeda, menggabungkan sejumlah kata yang sesuai dengan jumlah ruang yang tersedia dan menandai naskah untuk proses typesetting. Tipografi yang baik mengarah pada keterbacaan, kemenarikan, dan desain huruf tertentu dan dapat mencipatakan gaya ( style ) menjadi karakteristik subyek yang diiklankan.

Slogan
Slogan merupakan kalimat yang pada umumnya digunakan untuk lebih meyakinkan dan memperkuat sikap calon konsumen untuk memilih suatu produk atau jasa yang ditawarkan. Jadi kalimat atau kata-kata yang harus digunakan harus berbentuk sederhana dan mudah untuk diingat.

Sub judul
Sub judul sangat membantu terhadap desain dan tipografi iklan, jadi sub judul dapat menampilkan kekontrasan dan penekanan, karena dapat dicetak dengan jenis huruf yang berbeda. Kegunaannya adalah untuk :
  1. Menjaga kesan gerakan terhadap mata agar mata dapat terus membaca teks iklan.
  2. Menyediakan kekontrasan tipografi.
  3. Menekan nilai jual.
  4. Membagi iklan menjadi beberapa bagian.
  5. Menampung ketertarikan pembaca.
  6. Menjadikan iklan lebih menarik.
 Sumber :  Rama Kertamukti

23 April 2012

Media Cetak dan Target Advertise

Media cetak merupakan suatu media yang bersifat statis dan mengutamakan pesan-pedan visual. Media ini terdiri dari lembaran kertas dengan sejumlah kata, gambar, atau foto dengan tata warna dan halaman putih. Media cetak merupakan dokumen atas segala dikatakan orang lain dan rekaman peristiwa yang ditangkap oleh jurnalis dan diubah dalam bentuk kata-kata, gambar , foto, dan sebagainya.

Dalam pengertian ini, media cetak yang dipakai untuk memasang iklan adalah surat kabar dan majalah. Dalam media ini dikenal jenis iklan baris, iklan display, dan iklan advetorial. Iklan baris adalah iklan yang pertama kali dikenal masyarakat. Umumnya hanya terdiri dari iklan lowongan pekerjaan; iklan penjualan rumah, mobil bekas, tanah, handphone; dan penawaran jasa tertentu. Iklan ini ukurannya kecil dan banyak mengandung singkatan tertentu.

Iklan display merupakan iklan yang paling dominan pada surat kabar maupun majalah. Ukurannya sangat bervariasi, biasanya minimal dua kolom, hingga maksimal satu halaman. Iklan advertorial adalah iklan yang ditulis dengan gaya editorial. Isi pesan dan gaya penulisannya lebih serius. Dalam modul ini yang menjadi fokus pembelajaran adalah iklan jenis display dan advertorial.



KARAKTERISTIK IKLAN MEDIA CETAK

Iklan di media cetak baik itu yang terdapat dalam surat kabar maupun majalah, memiliki karakteristik sebagai berikut.
  1. tergolong praktis, cepat, dengan harga terjangkau
  2. daya jangkau dan edar surat kabar dapat sampai pelosok. Perkembangan zaman telah menciptakan segmentasi, dan megidentifikasi surat kabar dan majalah menurut karakteritik sosial pendidikan pembacanya
  3. peranan jenis huruf, ukuran, aspek lay out turut menentukan keberhasilan iklan
  4. dapat bertahan, tidak satu kali lalu habis

Anatomi yang dipakai untuk eksekusi (produksi) iklan media cetak menurut Mardjadikara (2004: 25), sebagai berikut.
  1. Headline atau judul yang tentunya harus ada kaitannya dengan bodycopy
  2. Visual, ilustrasi, gambar atau foto orang model atau apa pun yang berkaitan dengan konsep kreatif dan atau foto produk itu sendiri
  3. Bodycopy atau teks yang memberikan informasi lebih rinci tentang produk atau jasa yang akan dijual
  4. Produck shot atau foto produk (yang sekaligus bisa menampilkan nama merk) Produk shot ini bisa saja merupakan ilustrasi utama.
  5. Baseline yang bisanya terletak paling bawah di layout iklan. Di bagian bawah ini bisa dimasukkan, slogan, cath phrase, atau nama dan alamat perusahaan pengiklan.
Disebutkan juga adanya unsur lain dalam anatomi iklan media cetak, yaitu:
  1. Kupon, jika pengiklan menginginkan respon langsung (direct respon) dari sasaran atau untuk kepentingan survei konsumen.
  2. Flash yaitu, misalnya perkataan Baru, Diskon, Cuci Gudang yang ditulis dengan grafis tertentu untuk mendapat pehatian khusus konsumen.

Terkadang ada iklan yang dibuat sengaja tidak lengkap. Misalnya hanya memuat headline dan tidak jelas mengiklankan produk atau jasa apa yang ditawarkan. Atau tanpa headline sama sekali, namun iklan ini menampilkan produk tanpa label atau sebagian saja. Inilah iklan yang biasanya disebut dengan teaser, yang maksudnya sebagai prakondisi kampanye utama yang akan dilancarkan. Ide strategi keratif dari iklan ini adalah menciptakan rasa penasaran orang akan iklan berikutnya.


MENULIS HEADLINE


Headline haruslah menarik, seperti halnya sebuah judul berita, artikel, cerpen, ataupun novel. Tanpa headline yang menarik, orang tidak akan memperhatikan bodycopy. Selain menarik, headline juga harus mengandung kebenaran secara logika.

Headline "Tips Cantik bagi Wanita" kurang menarik bagi pembaca. Namun, headline "Cara tepat Menjadi cantik dalam 14 hari" merupakan headline yang memukau. Orang akan langsung tertarik menbaca iklan itu lebih jauh. Namun, headline "Cara tepat menjadi cantik dalam 15 menit" adalah mustahil. Orang tidak tertarik karena menilainya ada kebohongan.

Selain pilihan kata yang baik, headline harus ditulis dengan jenis huruf yang mudah dibaca dan huruf yang lebih besar dari bodycopynya. Headline dalam huruf tebal dan ukuran besar, misalnya 72 kurang estetis dan kurang efisien untuk iklan ukuran 2 kolom x 150 mm, disamping tentu saja menghabiskan ruang.

Dari gaya dan struktur kalimatnya headline bisa berbentuk pernyataan, membuat pernasaran, perntanyaan menggoda, mengejutkan, retorika, bujukan, dan sebagainya.

  1. Pernyataan: Ada Break ada Kit Kat
  2. Membuat penasaran: Ternyata ada juga wanita yang jatuh cinta pada dasi.
  3. Pertanyaan menggoda: Mengapa gadis-gadis Indonesia memakai pembalut Suction?
  4. Mengejutkan: Gunakan Akal Sehat, Pilihan Baru
  5. Retorika: Adakah wanita yang tidak ingin Cantik

06 April 2012

Cara Memilih Template Blog untuk Bisnis Online

Tulisan ini, sepenuhnya saya copy paste dari blognya Cara Bisnin Online untuk kepentingan pembelajaran pada mata kuliah IT For Bussines Mahasiswa Jurusan Syari'ah Program Studi Ekonomi Islam STAIN Metro. Semoga memberikan manfaat yang terbaik untuk kemampuan pengembangan profesional dalam bidangnya

Pada awal membuat blog pada blogspot anda diberikan pilihan beberapa buah template untuk anda pilih sebagai template  blog anda yang baru. Pada dasarnya apapun template yang anda pilih tidak masalah, semuanya tergantung selera anda. Namun bila anda ingin memiliki tampilan blog  yang nampak lebih bagus untuk mendukung bisnis online,  anda perlu memilih template blog untuk bisnis online, baik dengan modifikasi kode HTML maupun menggunakan template yang disediakan pihak ketiga. Bagaimana cara agar tampilan blog mendukung  bisnis online anda.

Berikut ini penjelasannya :

Memodifikasi Template Awal Blog

Template asli yang disediakan oleh blogspot.com sangat sederhana, blogger.com hanya menyediakan template sederhana untuk digunakan pada blog dengan mempertimbangkan manfaat dan kemudahan.

Anda dapat memodifikasi template tersebut dengan mengutak-atik kode html blog anda. Anda masuk ke ke dashboard akun blogger, lalu klik rancangan, edit HTML, beri tanda centang pada tombol "ekspand widget template" lalu silahkan anda rubah atau tambah kode HTML tersebut. 
Tapi ingat, bila anda tidak familiar dengan bahasa pemrograman komputer anda sebaiknya tidak menambah atau merubah tulisan apapun yang ada pada kode HTML blog anda. Karena bila anda salah ketik, atau anda tanpa sengaja menghapus baris kode yang penting, tampilan blog anda malahan akan berantakan.

Tapi bila anda sudah cukup paham bahasa program komputer silahkan anda lakukan modifikasi semau anda. Anda bisa menambah jumlah kolom atau merubah warna background blog anda dsb.

Mendownload template blog gratis di internet
Contoh Template toko online, silahkan download disini

Pilihan lainnya adalah dengan mendowload template gratis yang banyak tersedia di internet. Anda dapat gunakan untuk mengganti template blog anda.  Anda dapat memilih banyak model template gratisan yang anda anggap cocok untuk blog anda. Tapi terkadang anda masih harus juga melakukan modifikasi untuk template gratisan tersebut.

Seringkali template gratis yang anda download malah sebenarnya tidak bagus untuk blog anda, tidak jarang akan memperberat blog anda sehingga blog anda lambat loading. Tentu saja tidak bagus untuk bisnis online bila anda menggunakan template yang menyebabkan blog anda lambat loading.

Belum lagi blog anda akan menampilkan link-link yang dibuat oleh pembuat template tersebut dan anda tidak boleh menghapus link-link tersebut sebagai bentuk penghargaan anda terhadap pembuat template tersebut. Dan menghapus link-link tersebut seringkali dapat berakibat buruk terhadap tampilan blog anda, atau malahan tampilan blog anda menjadi kacau.

Anda juga masih harus melakukan modifikasi agar tampilan blog bisnis online anda akan nampak lebih mendukung isi blog anda. Seperti contoh pada blog ini, untuk menentukan gambar apa yang hendak ditampilkan saya masih harus melakukan modifiasi kode HTML blog ini. Tentu saja bila anda tidak paham bahasa program komputer anda akan mendapatkan kesulitan, dan itu artinya template seperti template blog ini tidak cocok untuk anda.

Apapun pilihan anda, apakah tetap menggunakan template yang disediakan oleh blogger.com atau mendownload template dari pihak lain, keduanya pilihan yang bagus dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing.