INFO ANYAR | UAS Mata Kuliah Hukum Bisnis dilaksanakan tanggal 10-06-2016 pukul 14.00 - 15.30 | RKAKL Online Klik Disini | Chek in Online Garuda Klik Disini | Cek Garuda Miles Klik Disini | Materi MK Hukum Bisnis, Lihat Pada Menu Materi Kuliah Hkm. Bisnis |

19 Maret 2012

10 Jalur Pemasaran Lewat Social Media

Seperti kata pepatah lama yaitu "banyak jalan menuju Roma", begitu pula dengan kegiatan marketing secara online yang kini populer dengan "Social Media Marketing". Terdapat sejumlah cara yang dapat dipakai untuk memasarkan apa yang perusahaan Anda jual. Anda dapat memilih lebih dari satu atau bahkan mencoba semuanya, karena semua itu dapat Anda lakukan dengan biaya yang sangat minim. Berikut ini adalah sejumlah jalur tersebut:

1. Facebook

Situs social media yang satu ini masih tetap yang terbesar dengan jumlah pengguna paling banyak, yaitu mencapai 800 juta pengguna. Mungkin Facebook terlihat begitu tidak serius bagi Anda pribadi, tapi tidak untuk perusahaan Anda. Karena sebuah perusahaan tanpa Business Fan Page di Facebook sepertinya sangat disayangkan. Potensi Facebook Page itu sendiri mirip seperti situs mini yang juga akan muncul di setiap pencarian melalui search engine. Masih berpikir untuk tidak masuk ke dalam Facebook? Jangan!

2. Twitter

Meskipun Anda hanya bisa memposting tidak lebih dari 140 karakter di sini, tapi Twitter merupakan tempat yang potensial untuk menyuarakan keberadaan perusahaan Anda. Terlebih lagi jika Anda memiliki produk yang begitu mudah untuk menjadi bahan perbincangan orang. Bayangkan, saat Anda menyampaikan bahwa ada diskon di salah satu toko milik Anda, maka besar kemungkinan informasi Anda akan "dikicaukan" kembali oleh orang lain secara beruntun.

3. Blog Perusahaan

Membuat dan menulis lewat blog tidak lagi hanya dilakukan oleh seseorang yang habis jalan-jalan ke luar negeri, tapi kini blog kerap dijadikan ajang mengkampanyekan produk-produk baru dari sebuah perusahaan. Karena di dalamnya Anda dapat menulis sepanjang-panjangnya dengan tambahan gambar/foto serta video yang menampilkan informasi secara gamblang. Konten blog itu sendiri merupakan salah satu konten yang sangat diminati oleh mesin pencari milik situs-situs search engine. Karena semakin sering sebuah alamat situs menambahkan konten, maka akan semakin sering situs tersebut dikunjungi. Masih terasa malas untuk menulis blog? Jangan!

4. LinkedIn

LinkedIn merupakan sebuah situs berkumpulnya para profesional dari seluruh dunia. Tidak hanya individu, berbagai nama perusahan kecil dan besar pun turut terpampang namanya di situs ini. Jika Anda mampu membangun eksistensi di situs ini dengan mendapatkan rekomendasi dari individu atau perusahaan lain di situs ini, maka nama perusahaan Anda pun akan semakin dikenal baik.

5. Blog Networking

Dalam membangun sebuah blog, Anda sebaiknya tidak hanya menulis sebanyak mungkin, tapi cobalah berhubungan dengan blog-blog lain yang sejenis. Dan berikanlah respon secepat mungkin untuk komentar-komentar yang masuk ke dalam blog Anda. Karena bukan tidak mungkin pengunjung blog Anda akan menjadi klien suatu hari nanti.

6. Mobile Social Networks

Situs pertemanan yang memanfaatkan lokasi seperti Foursquare atau Koprol berisikan banyak orang-orang yang rajin bepergian, baik itu di dalam kota ataupun luar kota. Fitur pengecekan lokasi ini sangat berpotensi untuk membantu orang lain menemukan tempat usaha Anda. Bayangkan jika Anda masih menyewa sebuah ruang usaha di lantai atas sebuah gedung dan Anda tidak memasang papan nama perusahaan di luar gedung, pendeteksian lokasi menggunakan mobile social networks akan membantu kasus-kasus seperti ini.

7. Popularitas Online

Popularitas di dunia online sangat penting dalam memasarkan apa yang perusahaan Anda jual. Semakin Anda diperbincangkan dalam dunia online, semakin besar potensi orang lain akan datang berkunjung. Untuk melihat sejauh mana perusahaan Anda populer di dunia online, Anda dapat menggunakan fitur Google Alerts dan Google Analytics.

8. Multimedia

YouTube hingga kini dikunjungi jutaan orang setiap harinya oleh orang-orang yang bosan dengan konten teks dan gambar saja. mereka datang untuk melihat konten video dengan daya tariknya yang lebih beragam dibandingkan dengan konten lainnya. Jika Anda memiliki konten video tentang usaha Anda seperti company profile, liputan acara ataupun wawancara pelanggan, jangan ragu untuk menampilkannya di sini.

9. Online Branding

Dalam membangun brand di dunia online, berusahalah sebaik mungkin untuk menampilkan usaha Anda seprofesional mungkin. Contoh sederhananya adalah dari nama e-mail, jika Anda memiliki bengkel bernama Raja Bengkel, maka e-mail pribadi Anda sebaiknya adalah nama@rajabengkel.com dan bukan lagi nama.rajabengkel@yahoo.com. Hal-hal lain yang perlu diperhatikan adalah tampilan konten dari informasi yang ingin Anda sajikan melalui media online seperti tulisan, desain, foto, logo, dan video.

10. Kombinasi Social Media

Saat Anda sudah memiliki sejumlah account di situs-situs social media, pastikan Anda menghubungkan kesemuanya itu agar informasi yang tampil lebih seragam. Koneksikan Facebook dengan Twitter, tampilkan profil LinkedIn di blog, dsb.

Sumber : Digital Media Solution

Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar